Lewati ke konten utama
Logo PT Bima Meditama Samudera Sejahtera Bima Meditama Samudera Sejahtera
Artikel

Proteksi Radiasi untuk Petugas: Yang Sering Disepelekan

Diterbitkan
17 Juli 2026
Waktu baca
2 menit
Proteksi Radiasi untuk Petugas: Yang Sering Disepelekan

Pembicaraan tentang proteksi radiasi biasanya berpusat pada pasien. Padahal pasien terpapar sesekali, sementara petugas berada di dekat sumber radiasi setiap hari selama bertahun-tahun.

Tiga prinsip yang tidak berubah

  • Waktu. Semakin singkat berada di dekat sumber, semakin kecil paparan.
  • Jarak. Menjauh sedikit memberi pengurangan paparan yang jauh lebih besar daripada yang diperkirakan kebanyakan orang.
  • Perisai. Apron, thyroid collar, dan tabir timbal bekerja hanya bila benar-benar dipakai.

Apron perlu diperiksa, bukan sekadar disimpan

Apron timbal bisa retak di bagian dalam tanpa terlihat dari luar, terutama bila sering dilipat atau digantung sembarangan. Apron yang retak memberi rasa aman yang keliru — dan itu lebih berbahaya daripada tahu bahwa tidak ada perlindungan.

Gantung apron pada penggantung yang sesuai, jangan dilipat, dan periksa keutuhannya secara berkala.

Dosimeter hanya berguna bila dipakai

Alat pemantau dosis perorangan yang tertinggal di loker tidak mencatat apa pun. Pemantauan dosis adalah cara mengetahui apakah praktik kerja sehari-hari benar-benar aman, bukan sekadar kelengkapan administrasi.

Ruangan ikut bekerja

Proteksi yang baik dimulai dari desain ruang: posisi ruang kendali, arah berkas, dan konstruksi dinding. Perlengkapan pelindung melengkapi, bukan menggantikan, ruangan yang dirancang benar.

Ketentuan batas dosis dan tata cara pemantauan diatur oleh regulasi yang berlaku. Untuk penerapannya di fasilitas Anda, silakan hubungi kami.

Sumber rujukan

Gambar sampul: Performing an x-ray on a patient at the AusMAT medical facility at Tacloban (10952609133) oleh Department of Foreign Affairs and Trade, lisensi CC BY 2.0.